March 27th, 2007 by masbedjo
JER BASUKI MAWA
BEYA
Pepatah ini secara harfiah
berarti jika ingin selamat perlu biaya. Pepatah Jawa ini
mengisyaratkan bahwa untuk mencapai sesuatu memang diperlukan
pengorbanan. Baik itu waktu, tenaga, pikiran, dan materi. Sayangnya,
pepatah ini sering diartikan secara negatif oleh orang yang kurang
memahaminya. Orang beranggapan bahwa suap atau sogokan merupakan
pengejawantahan dari pepatah itu. Padahal pepatah itu tidak
dimaksudkan sebagai legitimasi dari sistem sogokan, suap atau bahkan
ngolor dan cari muka di hadapan atasan.
Pepatah itu sesungguhnya
ingin menekankan kerelaan berkorban. Untuk tidak pelit namun
tekanannya adalah efisiensi. Untuk mencapai sesuatu memang tidak ada
yang cuma-cuma. Diperlukan sebuah pengorbanan. Namun pengorbanan itu
harus sesuai porsi, sesuai dengan norma-norma mulia. Harus tetap
dapat menjadi bagian dari pencitraan diri yang baik dan mulia. Jika
hal itu tidak tercapai maka pepatah tersebut kehilangan makna
baiknya.
Jupuk Teko kene
Posted in Bagus baik | No Comments »
March 4th, 2007 by masbedjo

Keindahan menjadi milik usia muda, tapi keremajaan yang untuknya dunia ini diciptakan tidak lebih dari sekadar mimpi yang manisnya diperhamba oleh kebutaan yang menghilangkan kesedaran.
Akankah hari itu datang, ketika orang-orang bijak menyatukan kemanisan masa muda dan kenikmatan pengetahuan?
Sebab masing-masing hanyalah kosong bila hanya sendirian.
Akankah hari itu datang ketika alam menjadi guru yang mengajar manusia, dan kemanusiaan menjadi buku bacaan
sedangkan kehidupan adalah sekolah sehari-hari?
Hasrat masa muda akan kesenangan-kenikmatan tidak terlalu menuntut tanggung jawab -hanya akan terpenuhi bila fajar telah menyelak kegelapan hari.
Banyak lelaki yang tenggelam dalam keasyikan hari-hari masa muda yang mati dan beku;
banyak perempuan yang menyesali dan mengutuk tahun-tahun tak berguna mereka seperti raungan singa betina yang kehilangan anak;
dan banyak para pemuda dan pemudi yang menggunakan hati mereka sekadar sebagai alat penggali kenangan pahit masa depan,
melukai diri melalui kebodohan dengan anak panah yang tajam dan beracun kerana kehilangan kebahagiaan.
Usia tua adalah permukaan kulit bumi;
ia harus, melalui cahaya dan kebenaran,
memberikan kehangatan bagi benih-benih masa muda yang
ada dibawahnya, melindungi dan memenuhi keperluan mereka
hingga Nisan datang dan menyempurnakan kehidupan masa muda yang sedang tumbuh dengan kebangkitan baru
Kita berjalan terlalu lambat ke arah kebangkitan spiritual,
dan perjalanan itu seluas angkasa tanpa batas,
sebagai pemahaman keindahan kewujudan melalui
rasa kasih dan cinta kepada keindahan tersebut
:+: Khalil Gibran :+:
Posted in Bagus baik | No Comments »
February 23rd, 2007 by masbedjo
- Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.
- Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan
- dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.
-
-
- Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 45
- Atas nama bangsa Indonesia.
- Soekarno/Hatta

Posted in Bagus baik | No Comments »